You need to enable javaScript to run this app.

Senin Manis nan Optimis di SMP Negeri 4 Wates

  • Senin, 06 November 2023
  • admin patwa
  • 0 komentar
Senin Manis nan Optimis di SMP Negeri 4 Wates

Senin, 6 November 2023 menjadi hari pertama di minggu kedua bulan November yang manis bagi pengurus OSIS SMP Negeri 4 Wates karena pengurus terpilih dikukuhkan. Pengukuhan pengurus OSIS periode 2023/2024 SMP Negeri 4 Wates dilaksanakan di halaman sekolah. Acara pengukuhan dipimpin oleh Kepala Sekolah, Ibu Sri Handayani, S.Pd., M.Pd. dengan menyampaikan harapan dan optimisme bagi pengurus baru agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan terus menjadi teladan. Pengukuhan ditandai dengan pengucapan janji para pengurus dan penyerahan bendera OSIS terdahulu, Rida Laksita diberikan kepada Ketua OSIS terpilih, Sahril Widiarto.

Siang harinya, SMP Negeri 4 Wates juga patut bersyukur karena mendapat kesempatan memperoleh Sosialisasi Kesehatan Mental Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Bullying dari mahasiswa Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta Program Studi Promosi Kesehatan.

Sosialisasi dilaksanakan pukul 12.30 WIB di ruang kelas IX. Sasaran sosialisasi adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 4 Wates.

Pembicara yang dihadirkan untuk memberikan materi relevan dan bermanfaat bagi siswa kelas IX SMP Negeri 4 Wates adalah Dr. Novi Resmi Ningrum, M. Psi, C.Ht., CI, seorang Praktisi Olahraga, Psikolog, dan Pendidikan Konselor Pernikahan dan Keluarga.

Isi dari sosialisasi adalah bahwa bullying menjadi kasus yang marak saat ini. Satu ciri dari bullying adalah tidak menghargai seseorang yang baru bicara di depan. Bullying merupakan perilaku tidak normal, tidak sehat secara sosial dan tidak bisa diterima. Dr. Novi Resmi Ningrum, M. Psi, C.Ht., CI juga mengimbau agar berhati-hati menggunakan media sosial. Jika seseorang menulis hal yang tidak baik di media sosial, jejak digitalnya akan tetap dapat terbaca selamanya.

Yang termasuk kategori bullying adalah mengganggu orang yang lemah, menyakiti dan ada yang tersakiti, berucap tidak tepat waktu.

Tipe bullying terdiri dari direct bullying (langsung) dapat berupa penyerangan fisik, ejekan, hinaan, pelecehan. Indirect bullying (tidak langsung) dapat berupa pengucilan dan penolakan secara sosial.

Bullying dapat disebabkan adanya persamaan tujuan, dendam dan iri, dan kepuasan. Akibat bullying korban merasa tidak percaya diri, merasa benci terhadap diri sendiri, merasa tidak, berharga, banyak mengurung diri. Akibat bagi pelaku akan kesulitan menjalin hubungan atau berinteraksi dengan orang lain.

Strategi atau cara mengantisipasi agar tidak terjadi bullying yaitu anak-anak dibantu dalam menumbuhkan harga diri, mempunyai banyak teman, memilih teman yang memberi dampak positif, dan mengembangkan keterampilan sosial anak.

Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan pemberian suvenir dari panitia pada siswa yang berani menjawab pertanyaan serta bagi sekolah, juga foto bersama.

 

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Sambutan

- Kepala Sekolah -

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang telah melimpahkan kesehatan, kesempatan, rahmat, dan…

Berlangganan
Banner